PENILAIAN HARIAN 1 FISIKA
SOAL FISIKA KELAS X Penilaian Harian 1 (PH1) - (Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah)
1. Carilah ayat Al-Qur’an atau Hadits yang dapat menjadi inspirasi dalam mempelajari Fisika, khususnya tentang pengukuran. Jelaskan maknanya! (Skor 10)
Jawab :
Ayat Al-Qur’an — QS. Ar-Rahman: 7–9
“Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan timbangan (mīzān).
Supaya kamu jangan melampaui batas dalam timbangan itu.
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan jangan mengurangi neraca.”
Makna dan Hubungannya dengan Fisika (Pengukuran):
• Mīzān = sistem pengukuran yang seimbang
Ayat ini menegaskan bahwa alam semesta diciptakan dengan keseimbangan yang presisi. Dalam fisika, khususnya pengukuran, kita juga harus menjaga ketelitian dan akurasi.
• Tidak melampaui batas = tidak boleh asal mengukur
Dalam eksperimen fisika, kesalahan pengukuran bisa membuat hasil tidak valid. Ayat ini mengajarkan disiplin agar manusia tidak ceroboh dalam menentukan angka atau data.
• Menegakkan timbangan dengan adil = objektivitas dalam sains
Mengukur harus sesuai alat, metode, dan standar yang benar — tidak dilebihkan atau dikurangi. Ini selaras dengan prinsip fisika: data harus objektif, bukan dibuat-buat.
2. Instruksi Percobaan
1. Siapkan benda berbentuk lingkaran (misal: tutup botol, piring kecil, gelas, dll.).
2. Ukur diameter lingkaran menggunakan mistar. Lakukan tiga kali pengukuran untuk meminimalkan kesalahan.
3. Hitung rata-rata diameter.
4. Hitung jari-jari (r) dengan rumus:
• Tabel pengukuran
a. Diameter rata-rata:
(7,4 + 7,5 + 7,3) / 3
= 22,2 / 3
= 7,4 cm
b. Jari-jari:
r = 7,4 / 2
= 3,7 cm
c. Luas lingkaran:
L = 3,14 × 3,7 × 3,7
L = 3,14 × 13,69
L = 42,97 cm²
Jadi hasil luas lingkaran ±43 cm².
Kesimpulan:
Dari tiga kali pengukuran diameter, diperoleh diameter rata-rata 7,4 cm sehingga jari-jarinya 3,7 cm. Dengan rumus L = 3,14 × r × r, luas lingkaran didapatkan sekitar 43 cm².
3.
Menentukan Luas Menggunakan Kertas Milimeter
Langkah-Langkah (Cara Kerja);
1. Siapkan kertas milimeter (mm block).
2. Letakkan benda (misalnya lingkaran tutup botol) di atas kertas tersebut.
3. Jepit/tekan sedikit supaya bentuknya tercetak, lalu gambar garis mengikuti tepi lingkaran.
4. Hitung jumlah kotak penuh di dalam gambar lingkaran.
5. Hitung juga kotak yang tidak penuh:
Kotak yang terisi setengah → hitung sebagai 0,5
Kotak yang hanya terisi sedikit → hitung sebagai 0,25 atau 0,3
6. Jumlahkan semua kotak penuh + perkiraan kotak tidak penuh.
7. Karena 1 kotak mm block = 1 mm², ubah ke cm² dengan membagi 100.
(Karena 1 cm² = 100 mm²)
---
Contoh Tabel Perhitungan:
Jenis Kotak Jumlah Kotak Keterangan Perhitungan
Kotak penuh 310 310 × 1 = 310 mm²
Kotak setengah 42 42 × 0.5 = 21 mm²
Kotak seperempat / kecil 24 24 × 0.25 = 6 mm²
Total luas dalam mm² — 310 + 21 + 6 = 337 mm²
---
Mengubah ke cm²
Total mm² = 337 mm²
337 mm² dibagi 100 = 3,37 cm²
Jadi luas lingkaran dari pembacaan kertas milimeter adalah sekitar 3,37 cm².
---
Kesimpulan:
Dengan menggunakan kertas milimeter, luas didapat dengan menghitung jumlah kotak yang berada di dalam lingkaran, baik kotak penuh maupun kotak sebagian. Dari perhitungan, luas lingkaran pada kertas mm block diperoleh sekitar 3,37 cm².
---
4. Menentukan:
a) Panjang, lebar, massa dan ketebalan plat logam
b) Volume plat logam (cm³ dan m³)
c) Massa jenis plat logam (g/cm³ dan kg/m³)
Ketentuan terpenuhi: lengkap dengan ketidakpastian, notasi ilmiah, dan angka penting.
---
A. Data pengukuran (alat dan pembacaan)
Alat: jangka sorong, mikrometer, timbangan digital.
Panjang (p) = 16,0 cm (dibaca dengan jangka sorong)
Lebar (l) = 11,5 cm (dibaca dengan jangka sorong)
Ketebalan (t) = 0,198 cm (dibaca dengan mikrometer)
Massa (m) = 48,3 g (dibaca dengan timbangan)
• Ketidakpastian alat konservatif sesuai ketelitian:
Ketidakpastian jangka sorong: ±0,005 cm
Ketidakpastian mikrometer: ±0,0005 cm
Ketidakpastian timbangan digital: ±0,01 g
---
B. Menentukan volume (cm³ dan m³)
Rumus: Volume V = panjang × lebar × ketebalan
Perhitungan:
V = 16,0 × 11,5 × 0,198
V = 36,432 cm³
• Ketidakpastian relatif pada volume (aproksimasi penjumlahan relatif):
relatif δV/V ≈ δp/p + δl/l + δt/t
δp = 0,005 → δp/p = 0,005 / 16,0 = 0,0003125
δl = 0,005 → δl/l = 0,005 / 11,5 = 0,0004348
δt = 0,0005 → δt/t = 0,0005 / 0,198 ≈ 0,0025253
jumlah relatif ≈ 0,0032725 (≈ 0,3273 %)
• Ketidakpastian absolut volume:
δV = V × 0,0032725 ≈ 36,432 × 0,0032725 ≈ 0,119 cm³
Jadi:
V = 36,432 ± 0,119 cm³
• Konversi ke meter kubik:
1 cm³ = 1 × 10⁻⁶ m³
V = 36,432 cm³ = 3,6432 × 10⁻⁵ m³
Ketidakpastian: δV = 0,119 cm³ = 1,19 × 10⁻⁷ m³
Jadi V = (3,6432 ± 0,0119) × 10⁻⁵ m³ (atau ditulis 3,6432×10⁻⁵ ± 1,19×10⁻⁷ m³)
V = 36,43 ± 0,12 cm³ (dibulatkan sesuai angka penting), atau V = 3,643 × 10⁻⁵ m³.
---
C. Menentukan massa jenis (ρ)
Rumus: ρ = m / V
Perhitungan (dengan V dalam cm³ dan m dalam g sehingga ρ dalam g/cm³):
ρ = 48,3 / 36,432 ≈ 1,3258 g/cm³
• Ketidakpastian relatif pada ρ:
relatif δρ/ρ ≈ δm/m + δV/V
δm/m = 0,01 / 48,3 ≈ 0,000207
δV/V ≈ 0,0032725
δρ/ρ ≈ 0,000207 + 0,0032725 = 0,0034795 (≈ 0,34795 %)
• Ketidakpastian absolut ρ:
δρ = ρ × 0,0034795 ≈ 1,3258 × 0,0034795 ≈ 0,0046 g/cm³
Jadi:
ρ = 1,3258 ± 0,0046 g/cm³
Dalam satuan SI (kg/m³):
1 g/cm³ = 1000 kg/m³
ρ = 1325,8 ± 4,6 kg/m³
• Pembulatan dan penulisan akhir :
Volume: V = 36,43 ± 0,12 cm³
Massa jenis: ρ = 1,326 ± 0,005 g/cm³
Dalam SI: ρ = 1,326 × 10³ ± 5 kg/m³ → ditulis ρ = 1326 ± 5 kg/m³
---
D. Notasi ilmiah
Panjang p = 1,60 × 10¹ cm
Lebar l = 1,15 × 10¹ cm
Ketebalan t = 1,98 × 10⁻¹ cm
Massa m = 4,83 × 10¹ g
Volume V = 3,6432 × 10¹ cm³ = 3,6432 × 10⁻⁵ m³
Massa jenis ρ = 1,326 × 10⁰ g/cm³ = 1,326 × 10³ kg/m³
---
E. Angka penting
Panjang: 3 angka penting (16,0 cm)
Lebar: 3 angka penting (11,5 cm)
Ketebalan: 3 angka penting (0,198 cm)
Massa: 3 angka penting (48,3 g)
Volume: 4 angka penting (36,43 cm³) — hasil perkalian jadi disesuaikan dengan ketidakpastian
Massa jenis: 4 angka penting (1,326 g/cm³) ditulis sesuai ketidakpastian
---
F. Kesimpulan
Dari pengukuran: p = 16,0 cm; l = 11,5 cm; t = 0,198 cm; m = 48,3 g.
Volume plat: V = 36,43 ± 0,12 cm³ (atau 3,6432 × 10⁻⁵ m³).
Massa jenis plat: ρ = 1,326 ± 0,005 g/cm³ = 1326 ± 5 kg/m³.
Massa jenis adalah besaran turunan dengan dimensi M L⁻³.


Komentar
Posting Komentar